Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 4
» Latest member: bayuprobo
» Forum threads: 3
» Forum posts: 24

Full Statistics

Online Users
There are currently 2 online users.
» 0 Member(s) | 2 Guest(s)

Latest Threads
Totalitas Membagi Hidup (...
Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK)
Last Post: admindis
1 hour ago
» Replies: 5
» Views: 18
Umum (Setya)
Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK)
Last Post: setylist
1 hour ago
» Replies: 7
» Views: 25
Siap Dijangkau (Wawan)
Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK)
Last Post: admindis
1 hour ago
» Replies: 9
» Views: 58

 
  Umum (Setya)
Posted by: setylist - 1 hour ago - Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK) - Replies (7)

[08.04, 10/2/2026] Setya: Buku ini adalah buku bacaan wajib staf Navina tahun 2026...

______
[08.02, 10/2/2026] Perkasa: Mulai baca buku ini. Menemukan istilah menarik di hal 303 siap dijangkau , kalau ‘siap dituai’ sering kita dengar.

Print this item

  Totalitas Membagi Hidup (Luhut)
Posted by: admindis - 1 hour ago - Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK) - Replies (5)

[11.38, 10/2/2026] Luhut Manurung: 

dalam satu bab; 
keluarga Lottis ini menerima dengan senang hati
usulan satu pasangan muda yang mereka nikahkan
untuk tinggal di basement rumah pak Lottis.

usulan mengejutkan ini datangnya dari pasangan muda ini
dan jadilah dua pasangan keluarga berbagi dalam satu rumah selama setahun...

Luar biasa totalitas berbagi hidupnya pasangan Pak Lottis dan istrinya Carol.
Ndak kebayang bah...

Print this item

  Siap Dijangkau (Wawan)
Posted by: admindis - 1 hour ago - Forum: Gerakan yang Mengguncangkan Kota-kota (GyMK) - Replies (9)

    [08.02, 10/2/2026] Perkasa: 
Mulai baca buku ini. Menemukan istilah menarik di hal 303 siap dijangkau , kalau ‘siap dituai’ sering kita dengar.

[08.05, 10/2/2026] Perkasa: 
Istilah "ladang yang sudah menguning dan siap dituai" yang sering kali disalahartikan sebagai ajakan untuk mendapatkan hasil yang cepat dan masif.

Padahal, pengenalan akan Yesus bukanlah sebuah transaksi instan, melainkan sebuah perjalanan transformatif yang membutuhkan waktu dan ruang.

Bagi kelompok masyarakat yang merasa asing atau memiliki pandangan kurang positif terhadap kekristenan,(mungkin ini masyarakat sekitar kita di konteks reg-1) pendekatan yang terburu-buru untuk "memanen" justru dapat membangun tembok pertahanan yang lebih tinggi. Masalahnya bukan pada pesannya, melainkan pada metodenya. Ketika kita hanya fokus pada hasil akhir (menjadikan mereka pengikut), kita berisiko memperlakukan manusia sebagai objek target, bukan sebagai pribadi yang berharga.

Memilih Istilah "Siap Dijangkau"
Sudah saatnya kita menggeser fokus dari siap dituai menjadi siap dijangkau sebagai sahabat. Perbedaan ini mendasar:

  • Menuai berfokus pada apa yang kita dapatkan (hasil).
  • Menjangkau sebagai sahabat berfokus pada apa yang kita berikan (kehadiran dan kasih).
Persahabatan adalah jembatan yang paling kokoh. Melalui persahabatan, kita tidak sedang melakukan "proyek," melainkan sedang membangun kehidupan bersama. Di sinilah kasih Yesus menjadi nyata—bukan melalui khotbah di atas mimbar, melainkan melalui kesediaan untuk mendengar, empati dalam penderitaan, dan ketulusan dalam mendukung satu sama lain.

Menghargai Proses
Proses pengenalan akan Tuhan adalah proses yang organik. Seperti benih yang membutuhkan waktu untuk berakar sebelum bertunas, demikian pula hati manusia. Dengan mengutamakan persahabatan, kita memberikan kebebasan bagi orang lain untuk mengenal kasih tanpa merasa dihakimi atau dipaksa.

Print this item